Kontak WA Admin

Jumat, 13 April 2018

Notulen Kulwa 10 April 2018

Pemateri  : Coach Handito 
Moderator : Desty
Notulen    : Arief Ahmad 
Materi      : Business strategy 


Dan pertama-tama, kita mulai dari APA ITU STRATEGY?

Kalau kita coba ketik word STRATEGY di google, ada lebih dari 640 juta tautan yg muncul.

saya akan ambil definisi strategy dari salah satu pakar Strategi yg paling Popular yaitu Michael E Porter.

Mungkin teman2 sudah pernah mendengar nama beliau. Jadi menurut beliau, strategy adalah "Framework which guides those choices that determine the nature and direction of an organization".

Or in simple Strategi adalah panduan bagi suatu organisasi untuk menentukan arahnya.

or they have wrong strategy.

Beberapa waktu yang lalu ada suatu penelitian yg menarik dari Booz & Allen (Salah satu strategy consulting firm ternama, selevel dengan BCG, Bain, And McKinsey) bahwa turunnya nilai saham suatu perusahaan MOSTLY dikarenakan POOR STRATEGY dan LACK EXECUTION.

kalau kita lihat dari graph diatas, terlihat bahwa nilai saham yang turun sebagian besar disumbang oleh kesalahan strategi

[10/4 20:19] Gm Agung N: Bagaimana cara membuat strategi yang tepat 

*PERTANYAAN*
Strategi apa yg di terapkan untuk di masa yg skrg dan inovasi inovasi yang seperti apa yg di lakukan spy strategi goal.

*JAWAB*
Sebelum kita tahu strategi apa yg sesuai kita perlu punya data dan informasi yg cukup pak. Tanpa adanya data dan informasi akan sulit menentukan strategi apa yg terbaik.

Seluruh rangkaian proses dari kita membuat strategi sampai kita melakukan eksekusinya dinamakan STRATEGIC MANAGEMENT.

Pada intinya STRATEGIC MANAGEMENT adalah pendekatan yg digunakan untuk mengatur sumber daya yg ada supaya strategi organisasi bisa tereksekusi dengan baik.

Bagaimana kita mengarahkan seluruh sumber daya organisasi untuk menuju ke arah yg sama sesuai dengan perubahan Lingkungan (Consumer Behavior, Technology, dll)

Bisa dibayangkan seandainya tidak ada Strategic Management, dan organisasi masih berada di fase 1? Nasibnya akan sama seperti KODAK, SEGA, dll.

So bagaimana untuk kita bisa memulai rangkaian proses Strategic Management tersebut?

Ada beberapa pendekatan yg bisa digunakan, tapi untuk kali ini saya secara khusus akan menggunakan pendekatan berdasar BSC or Balance Score Card.

Point penting dari Balance Score Card ini yaitu Strategi akan dilihat dari 4 sudut pandang/perspectives
1. Financial
2. Customer
3. Internal Process
4. Learning and Growth

logika dasarnya seperti pada gambar
1. Supaya bisa sukses secara finansial, perlu mendapat profit
2. Supaya bisa mendapat profit, kita perlu pelanggan yg loyal yang puas dengan layanan kita
3. Supaya pelanggan kita bisa puas, proses internalnya harus baik
4. Proses internal yang baik didapatkan dari orang2 yang capable

jangan mengharapkan proses kita baik tanpa didukung orang2 yg berkualitas.

Lalu bagaimana kita mengimplementasikan BSC tersebut?

Prosesnya dimulai dengan

1. Melakukan assessment internal dan external or bahasa umumnya SWOT

*PERTANYAAN*
Pak dri 4 sudut td itu yg paling utama ato mendasar yg mana apa hars 4 nya sejalan.

JAWABAN
kalau kita kembali ke fundamental logicnya, kita bisa lihat tidak ada yg lebih istimewa antara satu perspective dgn yg lain.

PERTANYAAN.
Bisa kasih contoh riil 

S-O

W-0

S-T

W-T


*JAWABAN*
Kalau belum ada poin dari Strength dan opportunity saya agak sulit menjawabnya pak. Tapi sebagai gambaran saja dari yang pernah saya buat, salah satu contoh dari Strength perusahaan adalah mempunyai customer yang loyal dan opportunitynya yaitu dari sisi government ada endorsement dan need yg bervariasi.
Dari gambaran Strength dan opportunity tersebut akhirnya strategi yg saya pilih yaitu menambah portfolio produk.

*PERTANYAAN*
Kalau mau melakukan pembenahan, mana dulu yang musti dibenahi coach dari ke 4 hal ini.

*JAWABAN*
Apakah semua2nya bermasalah? Jika iya maka kita pilih problem yang paling chronic yang mempunyai dampak terbesar dalam organisasi.

*PERTANYAAN*
coach, pertanyaan saya bagaimana sebuah perusahaan menentukan berapa persen growth profit yang harus di dapat dalam kurun waktu tertentu. karena kalau saya lihat yang menentukan awalnya adalah segi financial. which is akan berdampak pada 3 faktor lainnya.๐Ÿ™๐Ÿ™ CMIIW.

JAWABAN.
market growth sangat ditentukan oleh
1. Growth dari Industri
2. Seberapa banyak market share yg bisa kita ambil dari kompetitor

Supaya kita dapat angka valid mengenai estimasi dari growth tersebut, maka kita harus tahu berapa % growth dari Industri (Analisanya cukup kompleks untuk ini) dan berapa market share yang akan kita bidik.

PERTANYAAN.
Saya tanya coach. Kenapa kita harus memakai tools swot  kenapa kok ga pakai tools lain?  

Kapan waktu yang efektif untuk pengggunaan dr macam2 jenis tools management strategic tersebut?

*JABABAN*
Sebenarnya tidak harus, tapi tools tersebut termasuk salah satu yang paling populer. Pakai tools lain boleh saja yang penting adalah apa objective yg hendak kita capai dengan menggunakan tools tersebut.

*Muqin bisa kasih ilustrasi nya coach case*

*COACH HANDITO*
Contoh pada tahapan generate strategy, tools yang kita pakai seperti GE Matrix, TOWS Matrix dll.

Pada tahapan ini kita melakukan scanning menyeluruh terhadap kondisi perusahaan baik dari sisi internal dan external. Proses ini bisa memakan waktu yang sangat lama, karena untuk membuat SWOT yang benar2 baik diperlukan data yang reliable dan juga forecast baik terhadap kondisi mikro dan makro.

Kalau untuk internal Strength dan Weakness kita tinggal korek2 aja dari internal perusahaan.

Tapi kalau untuk external assessment salah satu tools yg familiar dipakai adalah PESTLE Analysis.

PESTLE Stand for Politic - Economy - Social - Technology - Legal - Environment.

Kalau hal tersebut tidak dipertimbangkan sebagai salah satu faktor, dan kita abaikan apa dampaknya terhadap bisnis?.

Kenapa hal ini sangat penting karena.
1. Business pasti terkait dengan kondisi politik di suatu negara
masih ingat case BREXIT dan Catalona yang ingin merdeka?

*PERTANYAAN*
Cm blm semua management level mengetahui. Jd emang perlu edukasi.

*JAWABAN*
yah masih banyak yang belum sadar bahwa ada external faktor yang sangat berperan terhadap bisnis.

Situasi politik dari suatu negara sangat berpengaruh terhadap bisnis.
dan sustainability dari bisnis itu sendiri.

Economy : Sangat jelas kaitannya bahwa bisnis terkait dengan kondisi makro ekonomi di suatu negara.

PERTANYAAN.
Makro dan mikro perlu di tarik benang merah nya bukan begitu coach?

JAWABAN.
Ditarik benang merah dan dianalisa bareng2 pak. Ga bisa dipisah.

lanjut tentang ekonomi, kenapa Indonesia saat ini menjadi salah satu negara tujuan investasi terbesar?

Salah satu karena Economic growth kita termasuk yang paling baik diantara negara2 lain.

Jadi sebagai seorang pebisnis juga wajib tahu kondisi makro ekonomi juga.

rajin2 baca Wall street, Forbes, Bloomberg dll hehehehehe.

Contoh dampak besar : Regulasi baru terkait transportasi online.

Grab, Uber(dulu), dan Gojek berusaha mati2an beradaptasi.

terkait Social/Culture.
Ini juga saat ini yang sedang menjadi trend dimana semua menuju ke era digital
Akhirnya hal ini juga membuat behavior/culture dari masyarakat berubah
Sekarang cenderung terjadi pergeseran consumer behaviour.

semua ingin dilakukan secara instan melalui smart phone
dan semua applikasi bisa didapatkan secara gratis melalui open source.

Ini dulu yg tidak disadari oleh Nokia.

Karena mereka tidak aware, akhirnya dikalahkan oleh perubahan jaman.

or istilah kerennya DISRUPTION.

Teknologi, banyak contoh kenapa kita harus melakukan assessment terhadap adanya perubahan teknologi.

Dimulai dari jaman kuda digantikan oleh mesin uap....
mesin ketik digantikan oleh komputer.

dan sampai sekarang teknologi terbaru melalui adanya Artificial Intelligence yg semakin canggih.

PERTANYAAN.
Mau tanya walaupun semua serba digital ... tp ada beberapa produk yang tetap exis  sampai skr misalkan Album foto padahal mereka tidak menggunakan strategi masa depan bgmn penjelasannya coach ๐Ÿ™

JAWABAN
meskipun tetap exist tapi market sharenya apakah sebesar dulu dibandingkan sebelum adanya Instagram, Facebook dll?.
mereka lebih suka exist di Instagram, Facebook, Path, Pinterest, dan lain2.

Salam Sales Kerennya

Ttd 
All Member KAMPUS PSI

Sabtu, 07 April 2018

Resume Kulwa 6 april 


Malam ini kita mau bahas ttg marketing vs sales,
Dan lbh dalam tentang marketing intelligence yg ada di dalam business intelligence.


*Marketing vs Sales*

Apakah kita tahu perbedaan Marketing dan Sales?

Sebelum membahas ttg ini, mari kita berpikir sejenak.

Tanpa marketing, kita tdk akan mendapatkan prospek klien yg bisa kita follow up. 
Dan tanpa sales teknik & strategy yg baik, closing rate kita tentu tdk akan memuaskan.
Marketing dan sales harus bekerja secara sejajar dan berkesinambungan. 
Tetapi, dlm bbrp perusahaan, dua departemen itu bahkan seringkali tdk saling terkoordinasi dg baik.

Your marketing should consist of strategies that you can measure your reach and work to persuade your prospects that you are the company for them. It's the message that prepares the prospect for the sale. It could consist of advertising, public relations, social media, relationship marketing, brand marketing, viral marketing. And direct mail.

The sales process consist of interpersonal interaction. Often done one-by-one meeting, cold calls, and networking. 
It's anything that engages you with the prospect or customer on a personal level rather than at a distance. Most of the time the prospect or potential customer has been driven to you via marketing efforts.
Lets think like this. 

Your marketing efforts begin the process of the eight contacts or touchpoints that studies show it takes to move a prospect or potential client to the close of the sale. If marketing is done effectively you can begin to move that prospect from the status of a cold lead to a warm lead
Integrating sales and marketing?


You could try the following methods of contact:

*cold lead strategy* send out a direct mailing or offer them a special promotion

*warm lead strategy* try to follow up call, send out a sales letter, schedule a special seminar or training session to get all of your warm leads together. 

Once you've moved your prosprct to the *warm* level. It's time to proceed in *closing the sale*
Jd, apakah selama ini kita sdh tau peran yg kita mainkan di pekerjaan kita?

Yg mana bagian dr marketing dan mana bagian dr sale job?
Saya yakin banyak RR disini yg mengerjakan dua hal ini secara berkesinambungan tanpa tau jenis atau batas perbedaan nya.

Jd kalau boleh di koreksi.. Ga ada itu marketing Kartu Kredit.. Adanya sales... Krn dia harus closed the application in to the credit card released.

Tanya pendekatan marketing yg terbaik perlu disesuaikan karakter industri jgkah? Atau bs one fit to all?

*Tanya*

Cara menaikan effective call gmn bu?

*Jawab*
semua industry memiliki uniqueness sendiri. Namun, jika bicara ttg marketing, pendekatan nya bs melalui sosmed dll. Wait lang
Perlu di data dulu
Brp call dibikin dlm sehari?
Yg pindah dr cold calls ke warm cold brp banyak?
Kenapa angkanya cm segitu?
Salah sasaran kah?
Drmn sumber datanya?
Apakah data ini valid?

*Tanya*

Ini sdh masuk ke marketing intelligence
Apa hubungannya Sales- Marketing dengan Promosi dan Distribusi Coach? 

*Jawab*
Karena banyak posisi di FMCG yg skill requirements nya harus paham tentang marketing, sales, promosi dan distribusi. 
Apakah ada benang merahnya? Atau ada tahapannya? Atau ada klasifikasinya?
Kebanyakan di FMCG 4 roles ini jd satu ya..
Dan bukan di FMCG saja,
Saya pun di start up company memegang roles yg sama.
Marketing adalah campaign to brand awareness

Sales adalah get the order..

Promosi adalah part dr marketing strategy
Distribusi melalui agent adalah part of sales.

*Tanya*:

Berbicara antara marketing dan sales yg terjadi atau yg sy lihat scr de facto saat ini ibarat tom n jerry,yg sbnrnya bisa saling berkolaborasi scr sinergi mnrt coach merry gmn melihat fenomena sprti ini?

*Jawab* :
Seperti saya sampaikan diatas bahwa banyak sekali perusahaan besar yg bahkan si tom dan jerry nya ga saling bicara
Disini letak kepincangannya si tom kirim email ke mana mana Tp ga di fu mana yg interest and  potential.
Akhirnya sales melakukan hal yg sama

*Tanya*
1. Pricing roles siapa?
2. Bisakah closing sales tanpa marketing?

*Jawab* :
Wasting of time
Pricing roles ada di marketing,
Disini lah marketing intelligence bermain.
Mereka melakukan riset produk kita ada di lini mana?
Medium atau premium?

Jangan sampai si sales memasarkan barang premium ke market medium
Ga akan pernah closing.

*Tanya* :
Kalau ada istilah trade marketing, itu tugasnya sama brand manager bedanya apa coach?

*Jawab* :
Trade marketing yg saya tau adalah ketika produsen melakukan pemasaran melalui channel atau distributor.

Brand manager adalah seseorang yg di tugaskan melalukan campaign thdp sebuah produk
Td kita banyak bahas ttg marketing dan sales.
Semua cm tau marketing ngabisin duit utk promo,
Media tv, radio, internet, dll

Tp apakah kita tau kalo marketing tugasnya sebenernya lbh dr itu?

Ada yg namanya marketing inteligence


1. Dimanakah perusahaan harusnya meletakkan lbh banyak sumber dayanya?
2. Market manakah yg mau di push
3. Apakah ada pola tertentu dr customer behaviour kita?
4. Produk apakah yg bs di cross-selling ke existing client kita
4. Di area manakah (demography) perusahaan dapat memasarkan produk baru dan meningkatkan penjualan existing produk
Utk sebuah perusahaan kecil, tugas marketing inteligence ini seringkali terbenglalai krn memakan waktu yg tdk sedikit. Krn personil terbatas, kerjaan jd satu, hasil kurang akurat, data pun bs jd ga valid analisa nya.
Cara paling mudah utk melakukan marketing inteligence bagi perusahaan yg memiliki website, adalah dg memantau traffic di websitenya. Siapa aja yg mampir, kapan, produk apa yg sering diliat, dll
Lalu ada juga software nya, banyak dijual seperti pentaho dan sisence (saya ga akan bahas ya)  ๐Ÿ™

Lalu ada cloud services seperti oracle, birst, yg memudahkan kita berbagi informasi terkait business inteligence di bbrp unit usaha. 

Lalu kita bs menyewa market intelligence analyst Dll
Apa sih keuntungan dr marketing intelligence?

Begitu informasi kita dapatkan, lalu diproses, dianalisa, kita bisa membuat keputusan penting, termasuk menentukan market opportunity dan menciptakan matrix market development
Marketing intelligence ini adalah bagian dr business intelligence

Sebuah alat yg akan membuat bisnis kita sukses jika kita tau cara menganalisa, mengaplikasikan dan selalu mengevaluasi setiap prosesnya
Contoh dr business inteligence

ERP (enterprise resource planning)

Sebuah alat yg memproses dan memanage informasi yg berlangsung disebuah perusahaan

Database yg user friendly yg bs diakses dan digunakan oleh semua bagian

Dg tools yg ada, akan bs dilihat analisa performa, membuat laporan, analisa data dan membuat perencanaan atau target kedepan (forecast)

*Tanya* :
Krna busines process utk start up, FMCG, property itu sangat berbeda coach. Apakah jika mereka sanggup membeli ERP, apakah bisa customized setting sesuai jenis usaha nya?

*Jawab*:
ERP itu tailor made Pak
Dibuat sesuai kebutuhan usaha.
Jd bs diaplikasikan dimana saja
Makin complicated yg diminta.. Tentu makin mahal
Itu seperti oracle, atau business intelegence software seperti SAP.

*Tanya* :
Malam coach. Indikator dan metode dalam analisa data dr marketing intelegent. Apa aja dan implementasinya bagaimana?

*Jawab*:
Biasanya yg dilakukan adalah membuat matrix pak, Swot analisa, Bisa ke tiap jenis produk
Dianalisa best produk nya apa, lalu knp bs best selling?
Kenapa ada produk yg susah dijual?
Semua berdasarkan SWOT ANALISA nya
Data nya dr ERP adalah valid.
Kita tau diskon nya brp
Margin nya brp
Dimana aja laku nya,
Dimana gk lakunya.
Siapa salesnya
Salesnya pake metode seperti apa? Dll
System reward ke sales person jg lbh transparant
Bukan atas dasar like or dislike dr atasannya.

*Tanya*:
Krn datanya valid
Bu Merry..boleh tanyakah
Trik jitu apa yg bisa dipakai untuk closing target scr sehat tnpmelakukan bom akhir bulan dan drop size diluar potensi outlet
Thanks๐Ÿ™?

*Jawab*:
Begini.....
Kenapa kalo jualan selalu kita yg minta mereka beli?
Mereka akan beli kalo butuh,
Butuh krn stok sdh habis.

Kita balik ya...

Apa mereka ga butuh kita secara personal?
Butuh jd temen?
Tempat berbagi visi?

Pengalaman saya, orang beli barang saya tanpa saya ngemis,
Krn apapun yg mereka tanya, saya bs bantu jawab atau carikan solusi dg link saya
Akhirnya, mereka yg nanya Lu jualan apa? sini gw beli deh..
Tahap personal approach sbg "kawan" jgn di skip ya.
Tanpa itu kita akan ngemis PO tiap bulan

Trik nya bagaimana??
Hati yg bersih
Berteman tanpa pamrih
Kalau kita murni berteman 
Mereka akan merasakan kok
Ga perlu gembar gembor
Apa yg kita tunjukkan dg perilaku lbh mengena drpd kata2.

*Tanya* :

Mau tny coach...apa beda ATL dan BTL...mksh

*Jawab*:
ATL above the line

Terdiri dr advertising activity yg memfokuskan pada pengenalan produk secara luas ke masyarakat.
Membangun brand dan menginformasikan produk ke customer
Seperti iklan TV, radio dll.

BTL below the line
Spesific dan direct ke group target konsumen, direct marketing. 
Seperti banner,
Billboard, sponsorship, direct mail, mobil promo bergerak dll


Through the line atau TTL.
Digital marketing melalui aplikasi misalnya.
TTL ini gabungan dr ATL dan BTL.

Kamis, 05 April 2018

The power of dream

sengaja saya cantumkan judul *the power of dream*.. sebab banyak orang yang takut bermimpi...
jadi bagaimana bisa mimpi menjadi kenyataan kalau untuk bermimpi saja kita takut
jika kita mengingat masa kecil kita, dimana kita pernah ditanya oleh orang tua kita, ..nak kalau besar nanti pengen jadi apa, pasti kita pernah menjawab pengen jadi dokter, polisi, pilot dan sebagainya, namun berapa banyak dari kita yang konsisten dengan apa yang kita cita citakan sehingga kita hari ini menjadi seperti yang kita cita citakan ketika masih kecil tersebut
Dan ketika kita gagal meraih apa yang menjadi impian kita, seringkali yang kita salahkan adalah keadaan disekitar kita,  ntah itu keadaan orang tua kita, keadaan ekonomi, minimnya fasilitas dan lain sebagainya sementara kita lupa me review diri kita sendiri, apakah kita sudah melakukan apa yang seharusnya kita lakukan untuk meraih mimpi kita tersebut dan lebih gawat lagi adalah sampai saat ini kita belum bisa move on dari hal yang menjadi cita cita kita tersebut dan tanpa kita sadari sebenarnya kegagalan kita tersebut karena kita mengidap penyakit yang disebut dengan *penyakit mental block*
penyakit mental block adalah penyakit pada program pikiran kita yang menghambat kita untuk mencapai impian, harapan, tujuan, keinginan atau perubahan dalam hidup kita mengutip apa yang disampaikan oleh Thomas Alfa Edison, "Jika kita berpendapat bahwa saya bisa atau saya tidak bisa, maka kedua pernyataan tersebut adalah benar 
tinggal kita yang menentukan pilihan untuk berkata BISA atau berkata TIDAK BISA
parahnya lagi kita mengatakan tidak bisa padahal kita belum mencoba untuk melakukannya dan kenapa kita tidak mau mencobanya ? karena kita memiliki pemikiran bahwa hal itu tidak mungkin...Jadi kita harus mau mencoba dan selalu berpikir bahwa segala sesuatu sangat mungkin terjadi lalu hal lainnya yang tidak kalah penting adalah, seringkali kita menghakimi diri kita dan orang lain, ketika kita melihat orang lain gagal, maka kita langsung berpikir bahwa kita juga pasti gagal, begitu pula sebaliknya... sementara harus kita pahami bahwa apa yang terjadi pada orang lain belum tentu terjadi hal yang sama pada kita...ibaratnya jangan mengukur sepatu orang lain untuk kaki kita.. sebab kita berbeda dengan orang lainpertanyaannya adalah, kenapa kita tidak berani mencoba, kenapa kita memiliki pemikiran tidak mungkin terjadi dan kenapa kita selalu memakai orang lain sebagai ukuran keberhasilan atau kegagalan kita ?ternyata semua itu ada sebabnya sehingga kita mengalami sakit mental block... 
1. Bad Self Image, kita merasa bahwa orang lain memandang kita banyak kekurangan, orang lain memandang kita rendah, orang lain meremehkan kita... padahal itu semua hanyalah perasaan kita saja..
2. Bad experience:  kita pernah mengalami kegagalan, sehingga kita tidak berani untuk mencoba lagi.. quote: Tidak penting seberapa sering kita gagal, yang penting adalah seberapa sering kita bangkit dan mencoba lagi
3. Bad Environment: Lingkungan yang tidak mendukung kita, teman teman kita yang selalu menarik kita untuk gagal dan kita terpengaruh dengan lingkungan kita.. ada sebuah cerita: suatu ketika ada pertandingan panjat pinang, para penonton berteriak teriak ah tidak mungkin !, pohon pinangnya licin dan tidak mungkin dipanjat ! nanti pasti jatuh !, namun ada satu orang yang berhasil sampai puncak dan meraih hadiah, ketika ditemui oleh panitia tenyata pemenang tersebut menderita tuli, sehingga ia tidak mendengarkan kalimat penonton yang berusaha melemahkan perjuangannya
4. Bad Reference: ibaratnya orang tersesat karena bertanya arah kepada orang yang salah, demikian pula dengan hal ini, kadangkala kita mencari referensi dari orang yang salah
jika kita bertanya kepada orang yang pesimis maka jawabannya pasti pesimis jika kita bertanya kepada orang yang optimis maka jawabannya juga optimis sukses adalah kombinasi Usaha dan Ijin Tuhan..jadi kalau usahanya tidak ada maka ijin Tuhan susah dapatnya..๐Ÿ˜Š
Tuhan memberikan kita kemampuan untuk memilih, jadi kita bisa memilih teman yang seperti apa atau lingkungan yang seperti apa yang patut untuk kita dengar dan ikuti... ibaratnya anak Tukan Becak bisa jadi Sarjana, anak penjahat belum tentu jadi penjahat juga...๐Ÿ˜€
Dari point 1 s/d 4 yang telah saya sampaikan mencerminkan bahwa mental block bukan bawaan lahir...namun terbentuk dari pengalaman kehidupan yang kita lalui.. dan tanpa kita sadari membentuk kita menjadi orang yang mengidap mental block 
 kita sama sama belajar pak... 1) saya  selalu memimpikan untuk menjadi orang nomer satu, bahkan ketika saya berfoto di saat raker saya selalu duduk di meja dengan nomer 1 dan saya berfoto dengan nomer meja tersebut.. 2) Sales force itu ibarat baterai HP, daya tahan motivasi sales force hanya 8 Jam, itu sebabnya kenapa sales force setiap pagi diberikan morning briefing untuk mengingatkan mereka akan target yang harus dicapai hari itu dan lakukan wawancara sore sepulang mereka dari lapangan untuk mereview efektifitas kunjungan mereka dan mencari tahu problemnya apa serta diberikan solusi dan motivasi agar mereka siap mental untuk berjualan di hari berikutnya 
sukses = Usaha dan Ijin Tuhan, yang sering jadi pertanyaan adalah sampai kapan kita berusaha hingga Tuhan mengijinkan kita sukses ? kita tentu pernah mendengar kolonel Sanders - penemu Kentucky Fried Chicken, ia mulai berjualan KFC ketika usianya diatas 70 tahun, dan butuh lebih dari 1000 kali ia menawarkan hingga ada yang membeli... jadi kecepatan kita bangkit sangat tergantung dari kesungguhan dan ketelatenan usaha kita..
penyakit mental block disebabkan oleh beberapa virus: Virus menyalahkan, virus beralasan, virus pembenaran, virus gengsi, virus malas, virus takut, virus menunggu, virus tidak percaya diri dan virus buruk sangka... dengan kita memiliki perasaan down atau lebih rendah dari orang lain berarti kita sudah terkena virus tidak percaya diri dan berburuk sangka...untuk itu kita harus mengerti kenapa kita tidak percaya diri ?
untuk mengetahui apakah kita terkena penyakit mental block ada gejalanya:
1. Tidak mau ambil resiko...hidup itu selalu beresiko, kita tidak berusaha resiko gagal 100%, kita berusaha resiko kita 50% berhasil dan 50% gagal, pertanyaanya kenapa kita tidak memilih berusaha saja yang sudah jelas ada resiko berhasilnya ?
2. Selalu merasa konflik bathin: kita seringkali banyak berasumsi negatif yang berujung kita tidak melakukan apa apa...
3. Suka mengeluh: just info saja energi yang dibutuhkan untuk mengeluh jauh lebih besar dibandingkan energi yang dibutuhkan untuk berusaha tekun agar berhasil...jadi stop mengeluh dan capai tujuan kita dengan usaha yang tekun

*cara mendeteksi penyakit mental block:*
1. Pasang target yang harus kita capai, jika kita berkata tidak mungkin atau tidak bisa tanpa kita mencoba dahulu maka kita terkena penyakit mental block
2. Perhatikan Pola, jika kita mengalami kegagalan, apakah kita sering dan selalu lebih suka beralasan, mencari pembenaran, menyalahkan orang lain dan takut untuk mencoba lagi ? jika demikian maka kita terkena penyakit mental block
3. Bertanya kepada hati nurani, apakah yang membuat kita tidak nyaman ? kenapa rasa tidak nyaman itu timbul ? hati nurani adalah suara hati yang selalu mengingatkan kita ketika melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan norma, kaidah dan keyakinan umum dan diri kita...
Tingkatan penyakit mental block sendiri ada beberapa level: 1. Stadium 1 : Tidak Bisa, seringkali kita menerima tantangan untuk maju dan kita mengatakan tidak bisa, nah biasanya orang menjawab tidak bisa karena pernah mengalami kegagalan. 2. Stadium 2: Tidak Mungkin biasnya orang yang mengatakan tidak mungkin karena lebih fokus kepada mencari cari alasan daripada mencari cara untuk berhasil 3. Tidak mau, nah kalau seseorang sudah tidak mau, maka siapa pun tidak akan bisa menyembuhkan org tsb dari penyakit mental block..
*jadi kuncinya untuk bisa sembuh dari penyakit mental block, harus ada kemauan untuk sembuh dulu*

Salam PSI

Sabtu, 31 Maret 2018

Notulen KULWAG 
Selasa, 27 Maret 2018

Pemateri : Coach Erry
Moderator : Nunuk
Notulen : Nelan

tema *MEMIMPIN DIRI KITA SENDIRI.*

Saat ini banyak diantara kita merupakan seorang Leader / Atasan / Pemimpin.
Tetapi ada beberapa pendapat dan teori, sebelum memimpin orang lain secara efektif, ada baiknya kita juga harus memulai belajar memimpin diri kita sendiri.
Apa saja yang harus kita pelajari dalam "memimpin diri kita sendiri"?
Beberapa literatur Leadership atau Management, umumnya membagi dalam 3 pokok materi utama dalam mempelajari bagaimana memimpin diri kita sendiri.
Pertama:
Bagaimana mengelola mindset kita
Kedua:
Bagaimana mengelola perilaku kita
Perilaku disini yang dimaksud adalah:
- Apakah kita bisa membuat objective / goal kita?
- Apakah kita konsisten  dan bertanggung jawab terhadap pengembangan diri kita?
- Apakah kita mampu meminta bantuan orang lain?
- Apakah kita bisa melakukan Performance Review terhadap diri kita sendiri dengan jujur.
- Apakah kita bisa memberikan penghargaan terhadap diri kita sendiri, dan
- Mampukah kita bekerja sendiri untuk menghindari kegagalan.
Dalam konteks ini buka attitude
Ketiga:
Bagaimana mengelola hubungan dengan seluruh rekan kerja.
Mengapa kita harus mengelola ketiga hal tadi? tentunya bertujuan dengan memiliki konsep-konsep dasar tersebut akan bisa membantu kita terlihat "lebih menonjol" di lingkungan organisasi dan di industri kita --> sebagai seorang LEADER (pemimpin).

Dalam mengelola mindset kita, ada beberapa hal yang harus kita pahami, antara lain:
Melakukan penilaian terhadap Leadership kita.
*Contoh:*

Saat ini , apakah kita memiliki atasan yang baik dan full support?
Jika ya, congratulation.... berarti ada contoh yang baik

Atau bahkan, saat ini kita memiliki atasan yang yang buruk? yang tidak mau meluangkan waktu membantu kita untuk pengembangan diri kita?
Congratulion juga, berarti kita memiliki contoh yang kurang baik.

Mengapa kita harus mendapatkan contoh yang baik dan yang buruk.dan mengapa harus kita pelajari kedua perilaku tersebut?
Dengan pengalaman memiliki pemimpin yang beraneka ragam, tentunya akan memperkaya wawasan kita dalam memimpin diri sendiri.
Memimpin diri sendiri tentunya akan membuat kita MANDIRI, PERCAYA PADA DIRI SENDIRI, MENYADARI KEADAAN KITA SENDIRI dan MENINGKATKAN KEMAMPUAN DIRI KITA untuk memimpin orang lain.

1. ATASAN YANG BAIK

Cirinya a.l.:
- Selalu memberikan feedback yang membangun
- Masih perlu bekerjasama dengan pemimpin yang lain
- Menghargai kontribusi kita
2. ATASAN YANG BURUK

Cirinya:
Tidak memberikan feedbak yang membangun
Tidak tertarik untuk mengembangkan karir profesional kita
Kita "dikerjai" untuk memecahkan permasalahan mereka.

--> Sangat menantang jika memiliki atasan seperti ini
3. ATASAN YANG SELALU SIBUK

Cirinya:
- Selalu memiliki niat baik (selalu positif)
- Tidak bisa memberikan perhatian yang kita butuhkan.
- Senang dengan cara kerja kita yang pro-aktif

Nah, karena kita sedang mengembangkan mengembangakan diri sendiri, tugas kita bukanlah MERUBAH sifat BOSS kita.
--> Tugas utama kita adalah MELAKUKAN PERUBAHAN TERHADAP PENGEMBANGAN DIRI KITA SENDIRI.
Saya ringkas aja perihal Mengelola MIndset kita:
- Lakukan penilaian leaderhip kita mau ke arah mana? Good Boss, Bad Boss atau Overwhelmed Boss?
- Identifikasikan peluang yang ada untuk pengembangan diri kita
- Motovasi diri sendiri
- Memimpin diri sendiri pada waktu-waktu yang sulit.
 topik kedua:
MENGELOLA PERILAKU KITA
Pertama:
Set objective / Tujuan kita

MIsalnya dalam menjalankan karir profesional apakah:
- Hanya fokus pada pencapaian KPI
- Ataukah sekaligus melakukan pengembangan diri dalam hal kepemimpinan?

Kalau kata orang umum, yang satu sekedar bekerja baik, yang satu lagi inin berkarir dengan baik.
Tanggung jawab kita terhadap pengembangan diri kita ada 3 hal utama yang harus kita sampaikan dan tunjukkan pada perusahaan:
- Apakah kita fokus pada rencana pengembangan karyawan oleh perusahaan? 
- Apakah kita mampu menunjukkan kemampuan kita di dalam organisasi?
- Apakah kita menunjukkan antusiasme dan semangat dalam menjalankan dunia profesionalisme kita?
Itulah yang kita sampaikan di organisasi kita untuk pengembangan diri (secara internal)
Apakah sudah cukup sampai disana dalam mengelola perilaku kita?
Jawabnya belum.
Ada satu hal lagi yang kita perlukan dalam pengembangan diri dalam memimpin:
MENCARI DI LUAR DALAM PENGEMBANGAN PROFESIONAL KITA.
Apa saja?, yaitu:
- On-line Learning, saat ini banyak sekali disediakan kursus secara online, silakan searching... Pasti kita akan kaget, bahwa banyak sekali hal yang belum kita miliki sdalam memenuhi persyaratan sebagai pemimpin.
- Membaca buku yang berhubungan (tantangan bagi yang tidak gemar membaca)
- Networking. Ini yang paling mudah, belajar melalui orang-orang sekeliling kita, saling berbagi ilmu.
Perilaku selanjutnya adalah 
LAKUKAN PERFORMANCE REVIEW DIRI KITA SENDIRI, dengan sejujur-jujurnya.
Apa yang di review: 
BANYAK, misalnya: KPI (ini mutlak), Meeting, Reporting...

Gunakan standar penilaian yang tinggi, sehingga kita benar-benar akan menyadari posisi kita sendiri.
*Siapa yang membuat object review: kita sendiri.*
Dalam perilaku yang terakhir:
Sejauh mana kita memiliki cara pandang ke depan untuk menghindari kegagalan?

Mengapa fokus pada menghindari kegagalan, karena kita sudah berhitung bahwa apa yang sudah kita rencanakan "KEMUNGKINAN BESAR" berhasil.

Jika gagal, apakah kita memiliki contingency plan? jika ya, pakah contingency plan dibuat dengan presisi yang tajam untuk menghindari kegagalan?

KETIGA (TERAKHIR): 
MENGELOLA HUBUNGAN DENGAN REKAN KERJA
Mengelola hubungan dengan rekan kerja dibagi dalam 3 topik utama:
1. Mengelola hubungan dengan atasan kita
2. Memimpin rekan kerja yang sejajar dengan kita
3. Memimpin dengan memberi contoh
*MENGELOLA HUBUNGAN DENGAN ATASAN KITA LEWATKAN SAJA.*
Ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun karsa, tut wuri handayani. Arti dari semboyan ini jika dimaknakan dalam konteks modern adalah: seorang pemimpin harus mampu menjadi role model bagi anggota timnya, harus bisa bekerjasama sama rata sama rasa sebagai team player, serta harus bisa menjadi motivator yang mendorong anggota tim yang lain agar selalu maju.

Senin, 26 Maret 2018

Materi : HOW & WHY

Masalah terbanyak manusia setiap hari adalah di komunikasi
Mengasuh anak, hubungan dengan pasangan, orang tua, dengan team kerja, dengan tetangga, masyarakat, teman
Semua tentang komunikasi

Kita mungkin pernah merasa bahwa tingkah laku seseorang sangat menyebalkan, ga pengertian, sulit diatur, 
susah dimotivasi, selalu menyalahkan, emosional, dll

Akan terus seperti itu jika kita terus mempersoalkan di level WHAT nya, yaitu hal apa yg menjadi objek kekecewaan kita
saat berkomunikasi dengan orang lain (ini hanya persoalan di hilir)

Padahal, jika kita menguasai bagian hulunya, yaitu HOW dan WHY mengapa seseorang bersikap/bertindak demikian, 
termasuk diri kita sendiri, kita akan tau bagaimana cara mengatasinya dan menjadikan situasi lebih baik.

Ilmu ini sayangnya ga diajarkan di sekolah, dan bahkan sampai dewasa belum banyak yang SADAR
Pentingnya menguasai ilmu yg kita sebut "PROFILING" ini.

Sebagian besar orang tertarik dengan ilmu2 di tataran praktis, tentang cara menjadi kaya, cara menjadi pintar, 
punya badan ideal, sukses di karier dan bisnis,
Tapi kalau saja kita SADAR

Bahwa hampir SEMUA aktivitas kita, berhubungan dengan kegiatan komunikasi dengan diri sendiri dan orang lain

Mau bisnis..sama orang
Mau selling..sama orang
Mau service..service orang
Mau nikah..sama orang
Jadi orang tua..ngasuh orang 
Bermasyarakat..jelas sama orang

Tapi gimana cerita kita bisa diterima dan berkomunikasi dengan baik kalau kita ga mengerti ilmu profiling orang ?

Ingat…sebaik apapun produk anda, 
Sehebat apapun ide anda
Sebenar apapun keyakinan anda

Tidak ada gunanya ketika anda tidak bisa menyampaikannya dengan baik pada orang lain.

Sebab untuk ini anda butuh RESPECT
Dan respect didapat manakala :
+Kita tau karakter kita (kelebihan dan kekurangan kita)
+Kita tau cara mengambil hati lawan bicara (empati)

Maka malam ini kita akan belajar tentang SOCIAL QUOTIENT : Bagaimana cerdas berkomunikasi dan memenangkan Hati!

Nah, balik ke slide pertama di atas, sebaiknya kita bukan fokus sm WHAT nya namun sm HOW dan WHY nya

Malam ini kita akan bahas ttg WHY nya

Setiap tindakan kita, pasangan, anak, ortu, team, org di jalanan
Semua punya alasan akan sikap dan tindakannya
Entah itu menurut kita baik/tdk

Nah, setiap manusia itu terdiri dari :
20 % GEN + 80 % lingkungan
inilah yg mempengaruhi setiap sikap dan tindakan
GEN yg 20% itu dibreakdown lagi :
+ bawaan
+ turunan

Yg termasuk bawaan : 
+ Mesin Kecerdasan (MK)
+ drive /motivasi

Yg termasuk turunan :
+ IQ
+ gol darah

Nah MK + drive/motivasi itulah yg kita sebut KEPRIBADIAN / PERSONALITY GENETIK

Ini semacam software nya otak/ sistem operasi
Sedangkan IQ itu hardware nya / kapasitas

Jadi kl dibecandain nikah sm org pintar itu memperbaiki keturunan itu bener loh haha

Nah urut2an yg mempengaruhi sikap/keputusan manusia begini urut2annya :
1. Gender (pria /wanita)
2. Mesin Kecerdasan (MK)
3. Drive (introvert/ekstrovert)
4. IQ
5. Golongan darah

Malam ini saya akan jelasin dulu tentang pengaruh pengambilan keputusan karena mesin kecerdasan (MK)

Nah masing2 Mesin Kecerdasan memiliki karakter khas yg sifatnya berupa potensi

Artinya blm tentu semua org dg potensi mesin yg sama saat ini bersikap/perilaku persis bgitu

Krn ada faktor lingkungan sebesar 80% yg mempengaruhi

Nah, Bapak Ibu, di atas adalah gambaran mesin kecerdasan manusia

Sedangkan Thinking, disitu disebut sebagai orang yg logis. Obyektif. Makanya cenderung bersifat adil, ga memihak. Namun karena sifat demikian seringkali dianggap sebagai raja tega. Sebetuknya maksdnya adalah blak2an dan apa adanya, cm memang ga suka membungkus dg perasaan, karena perasaan merupakan kelemahan dari orang Thinking

Kalau Sensing sebagai pemilik kecerdasan panca indera cocok sebagai orang lapangan, maka Thinking lebih cocok menjadi seorang manager, dg kepandaiannya untuk menyusun kerangka, membuat struktur dan sistem yang baik

Anak Thinking punya karakter mandiri, ga suka diperlakukan manja2, lebay. Sperti dipeluk, dicium2, lebih suka jika diberi keleluasaan dan tanggung jawab, yg penting diberi aturan
Thinking adalah mesin kecerdasan paling maskulin, ibarat gender ini gender laki2

Apalagi kl ternyata kecerdasan kita perasaan (feeling)

Lanjut ke mesin ke-3 Intuiting.

Intuiting sifatnya kreatif dan konseptor. Pencipta boleh dibilang, berkat ide2 di kepalanya. Namun dibilang asosial karena idenya yg melangit (ga seperti org pd umumnya) membuat ga byk org bisa mengerti apa yg dia maksdkan, sehingga seolah2 Intuiting punya duinianya sendiri

Anak intuiting punya kebiasaan usil, kl ortunya ga tau dikira nakal

Mainan habis beli bisa rusak dibongkar, padahal maksdnya rasa ingin tau (experimen)

Laki2 dewasa bisa jadi masih suka mainan, dianggap kekanak2an kalau pasangannya ga tau, padahal org intuiting memang begitu๐Ÿ˜
suka ngayal.

Kalau anak sensing suka main, anak thinking lebih serius yah, main pun suka teknologi seperti gadget. Nah kl ortu masih berpandangan bahwa gadget ga bagus, kasian juga nih anak Thinking dia suka belajar soalnya

Anak buah sensing perlu dibimbing step by step, kl enggak dan dia blm pernah mengerjakan hal tsb, dia galau dan susah jalan. Kalau bosnya kurang jelas instruksinya bisa2 hasilnya ga optimal. Anak buah sensing suka yg jelas, tertib on schedule, kerjakan yg rutin

Semua ada cara penanganan masing2 sesuai mesin kecerdasan

kalau ga tau bisa2 salah cara sangat mungkin. akibatnya : hasil ga maksimal, ga happy, semua serba sulit dan lama

Nah, gimana suruh inisiatif kebanyakan, sensing kan belajar dr kebiasaan, spt sy bilang kreativitasnya kecil

kl kita ga ngerti ngadepinnya bisa frustasi๐Ÿ˜

Nah, di slide itu kalau Bapak/Ibu lihat ada 2 garis yg menghubungkan mesin2 kecerdasan
ada garis hijau dan biru yah
hijau diagonal produksi
yg biru diagonal organisasi

Jadi begini
garis hijau (diagonal produksi) itu punyanya org S dan I

Artinya mereka ini pemain lapangan

Sedangkan tipe T dan F itu sama2 org organisasi. Orang belakang (tukang suruh) secara karakternya ๐Ÿ˜ Hanya yg satu sebagai manager, satu lg sebagai leader

Tapi mesti diingat walaupun F dianggap potensial leader, prinsipnya everybody able to be leader yah

Org feeling perasaannya halus, maka dg anak feeling kl ketemu guru galak bisa malas sekolah

Feeling suka jika dimengerti, dihargai dan dibutuhkan. Pasti bakal ngasih yg TERBAIK dlm lingkungan demikian

lanjut ke sensing lagi

Ini beberapa paradoks tentang mesin kecerdasan masing2

S = tahan banting krn secara fisik kuat, tp manja. suka diperhatikan.

T = pintar cari duit, profit, tp kekurangan sering kali terjebak hal sepele, maksudnya suka terjebak sama skal prioritas

I = reformis krn idenya memang mengubah byk hal ya sebagai penemu dan pembaru (inventor & inovator), nah maksud kurang sadar musuh memang ga aware dengan kewaspadaan thd ancaman

F = visi jauh ke depan, semangat, tp punya kekurangan seringkali angin2an, ini yg perlu DIBERANTAS

In = serba bisa tapi nanggung, ga ada yg expert bgt, jd pinter2 fokus pd 1 tujuan kl pengen jadi

Itu beberapa paradoks tentang mesin2 kecerdasan yah Bapak/Ibu

Setiap mesin punya kelebihan dan kekurangan

Tugas kita terus mengupgrade diri untuk mengoptimalkan kelebihan
Lalu bagaimana dengan kekurangan kita?
Jangan mesin kecerdasan dijadikan tameng yah

Misal : gw kan feeling, ingin dimengerti, baper boleh dong

Caranya dengan membangun habit untuk mengatasi kekurangan kita
Misal : kok angin2an shg dibilang mudah nyerah? makanya bikin habit biar konsisten
Misal : kok angin2an shg dibilang mudah nyerah? makanya bikin habit biar konsisten
Itu contohnya.

Sensing belajar mandiri
Thinking susun prioritas dengan smart
Intuiting idenya harus direalisasikan jgn ngayal saja

Nah, di STIFIn kita mengenal drive ada 2, yaitu i dan e

i = introvert
e = ekstrovert
Ini bukan sifat yah seperti di kenal dlm ilmu psikologi

Ini mengenai motivasi diri
Orang i lebih banyak motivasi dari dlm dirinya, sdh punya standard sendiri
sedangkan org e banyak dipengaruhi oleh lingkungan sekitar

Mesin kecerdasan (S,T,I,F,In) + drive (i,e) = kepribadian

Ini perbedaannya
org2 i ga gitu tergetar ketika diiming2i hadiah, tp lebih termotivasi dg ancaman

File PSI.

Minggu, 18 Maret 2018

Menjual merupakan keahlian tingkat tinggi yang dimiliki manusia, namun tidak semua orang menyadarinya hingga dirinya dipaksa untuk mempengaruhi agar tujuannya tercapai.

Bahkan banyak orang menolak untuk bergabung dalam karir Salesman!
Dan sahabat sekalian yang ada dalam forum ini sepakat, bahwa SALESMAN itu keren! 
Dan mereka yang menolak, mereka belum memahami romantika diamor-nya!

Sayangnya, banyak orang tidak tahu bahwa pada ujung2 usia kerjanya ... 
Mendekati masa pensiunnya, ia baru tersadar bahwa semua orang membutuhkan biaya untuk hidupnya, dan baru tahu bahwa ia harus bermitra dan berbisnis dengan orang lain.

Dan disitulah keahlian sales mulai dirasakan.
Padahal saat mudanya, ia bisa saja alergi dengan kata SALESMAN!

Okay kita mulai ya... pelan-pelan… dan mungkin sahabat yang masih bertanya-tanya.. akan bersama-sama kita temukan jawabannya.. dalam forlum hebat ini.

SENI MENDENGARKAN...

Coba sabahat PSI bayangkan betapa nikmatnya.. tanpa perlu cuap2 ... Ngotot menjelaskan tapi bisa closing.. toko beli barang.. tarikan berlipat...

Atas aktivitas apa? Mendengarkan!

Lho koq bisa? Bisa saja? Nah yang saya bagikan malam ini di KULWA merupakan salah satu teknik menjual yang jarang dimiliki oleh sales pada umumnya.

Karena ini ILMU para SENIOR SALES...
ILMU... mendengarkan...

Yaitu, teknik mendengarkan. Seni Mendengarkan.

Karena sebenarnya yang Salesman jual itu bukan produk, tetapi SOLUSI!
mengapa?

S O L U S I .... Solusi!

Sekali lagi... yang kita jual itu bukan PRODUK... tetapi... S O L U S I... So eL U eS I... solusi...

Solusi artinya:
Memberi manfaat.
Memberi nilai tambah.
Solusi artinya obat sakit kepala... Boss itu pusing!

Solusi dari permasalahan si Boss.. karena si Bosslah yang nantinya approved penjualan.. boss lah yang nyuruh beli barang tersebut.

Kembali ke aktivitas komunikasi ... Mendengarkan.

(1) APA yang diinginkan pelanggan?
(2) APA yang tidak diinginkan pembeli?
(3) Dan apa SYARATnya closing…. pembeli atau pelanggan bertransaksi penjualan dengan kita.

Pahami ini ya:
"Tidak semua produk dan toko membeli produk Anda.
Jadi jangan habiskan waktu untuk mereka yang tidak SEBENTUK dengan TUJUAN menjual kita. Masih banyak orang dan organisasi bisnis yang akan memerlukan kehadiran kita. Dan kemudian terjadi transaksi sesuai tujuan kita."

Wowkey... saya... lanjut... ke bahasan sesi #2 ... TEKNIS ... Bagaimana dan apa itu SENI MENDENGARKAN ... dana bagaimana powerful...nya...


Jadi mendengarkan itu ada 4 tingkat... dan ke-empat-nya.. perlu kita kuasai dengan baik...

(1) SKIMING atau NOT LISTENING atau tidak benar-benar mendengarkan.. sambilalu saja... persis.. seperti kita ngobrol sambil ngupi... atau.. istilah... kami itu.. ngobrol di SALON...

ngalor ngidul... barat selatan... ga ada yang perlu dicatat... hanya senda gurau.. dan sebatas... fun

Lanjut ke Level 2

(2) SURVEY... ini berkaitan dengan Mendengarkan tetapi tidak benar-benar mendengarkan... bahkan... mendengarkan sambil memikirkan mau ngomong apa...

Memotong pembicaraan... berdebat.. itu salah satu contohnya... jadi otak muter... telinga... juga beraktivitas... hati... kemana-mana...

Dalam bahasa Inggrisnya.. mereka menyebut... REACTIONARY LISTENING.. karena begitu telinga... mendengar... mulut langsung nyamber...
Dan berhati-hatilah dalam posisi level 2 ini...

karena sering pembeli atau pemilik toko.. atau bisnis... menganggap tidak profesional...

hati-hati... bila sahabat sekalian berada di jebakan level 2 ini....

(3) Searching ... mencari... BODY LISTENING... atau bahasa lembutnya... MENYIMAK...

Ciri dari level ini adalah:
a) Benar-benar sepenuhnya hadir... HP di singkirin... buku di atas meja... pena menulis... full fokus... perhatian... menulis yang penting... dan menulis apa yang Pelanggan atau pembeli.. suarakan...


Bagaimana cara merebut hati pelanggan... atau mengetahui ... kompetitor... adalah dengan menyimak baik-baik... apa yang dikatakan oleh si Pelanggan... atau si BOSS Toko...

Di Level ini... Salesman... memadukan teknik bertanya... dan respon...

kemudian... dalam respon tadi kita bisa blend... kita mixed... kita campur ... dengan ramuan... BERTANYA...

Jadi dilevel 3 ini... kita merespon... dan kita juga bertanya...


a) Pertanyaan pendek... yang perlu jawabannya YA dan TIDAK... atau istilahnya CLOSE Question

PERTANYAAN YG BELUM DI JAWAB COAH WANWANG 

Ilmu ini mngkn terkadang terlihat remeh coach hanya mendengar akan tetapi dlm aplikasi terkadang kita sangat sulit sbg pendengar yg baik krn terkadang ditengah² kita mendengar bibir dan otak kita ini sering terjebak dilevel 2 apalagi jika seolah² kita paham dengan apa yg dibicarakan,mohon bisa dibantu tips jitu coach bagaimana bisa menjadi seorang pendengar yg baik spy sy pribadi tdk terjebak di level 2๐Ÿ™ tks

By Coach Wawang Sukromo 

Rabu, 07 Maret 2018

Selasa, 06 February 2018

Pemateri : M. Noer Syamsi
Moderator : Nunuk



Notulen "what is MINDSET"

MINDSET atau orang ada yang mengistilahkannya dengan Persepsi. Paradigma atau Pola Pikir.
Artinya realita diri kita sampai hari ini merupakan hasil evolusi kinerja mindset disadari atau tidak
Mindset kita sangat tergantung dari kualitas input yang masuk dalam kepala kita. Tepatnya ilmu dan pengalaman. 

Dalam NLP ada istilah Model of The World

Artinya :

Apa yang kita lihat dg mata, kita dengar demgan telinga, kita rasa dengan kulit, hidung dam lidah (Visual Auditorial, Kinesterik Olfactory dan Gustatory) semua akan diakses oleh pikiran kita. Lalu duproses oleh Filter Neorologi dan Filter Linguistic/bahasa. Diterjemahkan dan diolah, lahirlah Billief Mind, Paradigma, Mindset
Ada dua faktor utama, yakni ILMU dan PENGALAMAN yg membentuk mindset
Mindset kita berubah. Waktu keadaan kita juga akan berubah. Rubahlah mindset baru berubah nasib.
Info menariknya, ternyata NASIB kita juga dibentuk oleh MINDSET KITA

Dari MINDSET - KEBIASAAN - KARAKTER - NASIB

Dalam konteks NLP, Mindset lebih ditekankan pada PIKIRAN/THINK sementara QUANTUM IKHLAS pada PERASAAN/FEEL
Situasi dan kondisi yang sama tidak akan menghasilkan mindset yang sama. Semua orang secara unik akan mengarti tafsirkan setiap kejadian dan peristiwa.

Contoh mudahnya "Saat pelajaran disekolah dulu. Dengan kelas yang sama. Waktu yang sama. Pelajaran yang sama dan dengan guru yang sama. Ternyata hasil ulangannya sangat berbeda beda, tergantung isi dalam kepalanya (Mindset)
Disinilah kita sebagai insan marketing harus pandai2 melihat keadaan. Dunia yang semakin cepat mengalami perubahan, tentu saja tekhnik skill marketing juga harus banyak berubah. Ngikutin jaman Now. 

Dalam kompetisi penjualan, "Siapa yang tidak kreatif dan inovatif, pasti akan ketinggalan dan ditinggalkan"
OKe, dan yang terpenting dalam kehidupan kita harus berprinsip pada sebuah "PROSES", apapun itu bentuknya. Semuanya harus berproses. Karena Tuhan sendiri menciptakan banyak hal serba berproses. Ini salah satu bentuk ayat kauniyah, kita harus mengikuti proses
Cara merubah 1 team agar Sama mindset nya

Kuncinya, bagaimana mengkondisikan Pikiran 1 tim dalam kondisi Know Nothing State. Baru masukan program, bisa juga disebut Cuci Otak hingga akhirnya mendapatkan High Performan State pada 1 tim yang akhirnya jadi luar biasa.

*Nasib kita ditentukan oleh Mindset kita*

Demikian pembahasan mindset semalam ๐Ÿ™๐Ÿผ

Salam PSI

PENTING

*JELI MELIHAT PELUANG*

  *NEBENG SUKSES TETANGGA* DI sebuah jln di kawasan Renon - Denpasar Bali Baru dibuka bbrp bln lalu slh satu gerai Mie Gacoan. Sekitar 300 m...

Postingan Populer